Breaking News

TNI bangun Jembatan Gantung Perintis di Desa Gulo, Aceh Tenggara, kini progresnya Capai 31,5 Persen


Aceh Tenggara (Pelita Aceh.com)
Pembangunan Jembatan Gantung Perintis yang berada di Desa Gulo, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, terus menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Hingga Rabu (13/05/2026), progres pembangunan jembatan yang dilaksanakan di wilayah Kodim 0108/Aceh Tenggara tersebut telah mencapai 31,5 persen.

Pembangunan jembatan gantung ini dilaksanakan secara gotong royong oleh personel TNI bersama masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan akses transportasi warga di daerah pedalaman.

Kehadiran jembatan tersebut nantinya diharapkan mampu menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan mobilitas, khususnya saat musim hujan dan debit sungai meningkat.

Jembatan gantung perintis tersebut diproyeksikan menjadi akses penghubung penting antara wilayah Kecamatan Darul Hasanah dan Kecamatan Badar.

Selain mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari, pembangunan jembatan juga diharapkan dapat mendukung peningkatan perekonomian warga, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta mempermudah akses pendidikan dan pelayanan kesehatan masyarakat.

Di lokasi pembangunan, personel TNI bersama warga tampak terus bekerja dengan penuh semangat dan kebersamaan. 

Sejumlah pekerjaan fisik utama telah berhasil diselesaikan, di antaranya mapping atau pemetaan lokasi pemasangan anchor, penggalian lubang anchor bentangan bawah, pembuatan garpu dan anchor, hingga penyiapan papan lantai jembatan yang akan digunakan pada tahap pemasangan berikutnya.

Meskipun kondisi cuaca di lokasi pembangunan sering berubah-ubah dan terkadang kurang bersahabat, semangat personel TNI dan masyarakat tidak surut dalam menyelesaikan pekerjaan. 

Berkat kerja sama dan gotong royong yang terus terjalin dengan baik, proses pembangunan hingga saat ini berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Semangat kebersamaan terlihat jelas dari antusiasme masyarakat yang setiap hari turut membantu pengerjaan pembangunan jembatan.

Kehadiran warga di lokasi pembangunan menjadi bukti nyata bahwa pembangunan tersebut benar-benar dinantikan dan diharapkan dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Personel TNI yang bertugas di lapangan terus berupaya memaksimalkan pekerjaan agar target penyelesaian pembangunan dapat tercapai sesuai waktu yang telah ditentukan. 

Selain fokus pada percepatan pengerjaan, faktor kualitas dan keamanan konstruksi juga menjadi perhatian utama agar jembatan nantinya dapat digunakan dengan aman dan bertahan dalam jangka panjang.

Masyarakat Desa Gulo dan wilayah sekitarnya menyambut baik pembangunan jembatan gantung tersebut.

Selama ini, akses penghubung antarwilayah masih cukup sulit dilalui, terutama ketika musim hujan tiba yang menyebabkan kondisi jalur menjadi licin dan berbahaya.

Warga berharap kehadiran jembatan gantung nantinya mampu mempermudah aktivitas sehari-hari, baik untuk membawa hasil pertanian, mengakses layanan kesehatan, maupun mendukung aktivitas pendidikan anak-anak sekolah yang selama ini harus menempuh perjalanan cukup sulit.

Selain menjadi sarana penghubung antarwilayah, pembangunan Jembatan Gantung Perintis juga menjadi simbol kuatnya sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah terpencil.

Kebersamaan dan kekompakan yang terus terjalin selama proses pembangunan menjadi modal utama dalam mempercepat penyelesaian proyek tersebut. 

Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat bersama personel TNI menjadi bukti nyata bahwa pembangunan akan berjalan lebih baik apabila dilakukan secara bersama-sama.

Dengan progres pembangunan yang terus meningkat, optimisme terhadap selesainya Jembatan Gantung Perintis di Aceh Tenggara semakin tinggi.

Masyarakat berharap pembangunan dapat segera rampung sehingga akses transportasi yang lebih aman, cepat, dan layak dapat segera dinikmati oleh warga dari Kecamatan Darul Hasanah maupun Kecamatan Badar.

Pembangunan jembatan tersebut juga diharapkan mampu mendukung pemerataan pembangunan di wilayah pedalaman serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui terbukanya akses transportasi yang lebih baik di Kabupaten Aceh Tenggara.

Type and hit Enter to search

Close