Aceh Selatan (Pelita Aceh.com) — Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan melalui berbagai program pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman.
Salah satunya melalui Kodim 0107/Aceh Selatan yang kembali melanjutkan pembangunan delapan unit Jembatan Aramco di sejumlah titik strategis dalam wilayah Kabupaten Aceh Selatan, Senin (11/05/2026).
Pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AD dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah terpencil dan pedalaman yang masih menghadapi keterbatasan akses transportasi akibat kondisi geografis yang sulit dijangkau.
Program pembangunan ini sekaligus menjadi upaya membuka keterisolasian desa-desa pedalaman agar masyarakat dapat menikmati akses transportasi yang lebih aman, nyaman, dan layak guna menunjang aktivitas sehari-hari.
Sebelumnya, Kodim 0107/Aceh Selatan telah berhasil menyelesaikan pembangunan lima unit Jembatan Aramco di sejumlah wilayah.
Keberadaan jembatan tersebut kini telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas warga, mempermudah distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta mendukung aktivitas pendidikan dan perekonomian masyarakat.
Melihat besarnya manfaat yang dirasakan masyarakat, pembangunan kembali dilanjutkan pada delapan titik lokasi berbeda yang tersebar di beberapa kecamatan dalam Kabupaten Aceh Selatan.
Adapun lokasi pembangunan meliputi Desa Kapa Seusak Kecamatan Trumon Timur, Desa Ujung Mangki Kecamatan Bakongan, Desa Kedai Runding Kecamatan Kluet Selatan, Desa Pasi Limbang Kecamatan Kluet Timur, Kota Fajar Kecamatan Kluet Utara, dua titik di Desa Panjupian Kecamatan Tapaktuan, serta Desa Sialang Kecamatan Samadua.
Saat ini, proses pembangunan di masing-masing lokasi telah mulai dikerjakan secara bertahap oleh personel Satgas TNI AD bersama masyarakat setempat dengan mengedepankan semangat gotong royong dan kebersamaan.
Komandan Kodim 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Aramco tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata TNI AD terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam penyediaan sarana penghubung antarwilayah yang aman dan memadai.
Menurutnya, keberadaan jembatan memiliki peranan yang sangat penting bagi masyarakat pedalaman karena menjadi jalur utama dalam menunjang berbagai aktivitas kehidupan masyarakat, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan, pertanian hingga transportasi harian warga.
“Keberadaan jembatan ini sangat penting bagi masyarakat, baik untuk mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, pertanian maupun kebutuhan transportasi sehari-hari warga,” ujar Dandim.
Ia menjelaskan, pembangunan Jembatan Aramco juga menjadi bagian dari komitmen TNI AD untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui karya nyata yang manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh rakyat.
Selain membantu membuka akses keterisolasian wilayah, pembangunan jembatan tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa melalui kelancaran distribusi hasil pertanian dan perkebunan yang selama ini menjadi sumber mata pencaharian utama warga di sejumlah kecamatan pedalaman Aceh Selatan.
“Kami berharap pembangunan Jembatan Aramco ini dapat memperlancar akses transportasi masyarakat serta membantu meningkatkan roda perekonomian warga di wilayah pedalaman Aceh Selatan,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Dandim mengatakan bahwa program pembangunan jembatan tersebut juga selaras dengan program prioritas pemerintah pusat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang merata hingga ke pelosok daerah.
Menurutnya, akses transportasi yang baik akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan maupun pelayanan sosial lainnya.
“Melalui pembangunan jembatan ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati akses transportasi yang lebih aman, nyaman dan layak sehingga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambah Letkol Inf Andrino D.N. Lubis.
Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, kegiatan tersebut juga menjadi momentum dalam memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Kehadiran personel TNI di tengah masyarakat mendapat sambutan positif dari warga yang turut bergotong royong membantu proses pembangunan di lapangan.
Semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan masyarakat dinilai menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedalaman Aceh Selatan.
“Selain membangun infrastruktur, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Karena TNI lahir dari rakyat dan akan selalu bersama rakyat,” tutup Dandim.
Sementara itu, Rahmad (52), warga Kecamatan Trumon Timur, mengaku sangat bersyukur atas pembangunan jembatan yang dilakukan oleh TNI AD melalui Kodim 0107/Aceh Selatan.
“Kami sangat bersyukur dengan adanya pembangunan jembatan ini. Selama ini masyarakat kesulitan melintas terutama saat musim hujan. Kehadiran TNI sangat membantu warga,” ungkapnya.
Dengan berlanjutnya pembangunan delapan unit Jembatan Aramco tersebut, diharapkan akses transportasi masyarakat semakin terbuka, mobilitas warga menjadi lebih lancar, serta mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah pedalaman Kabupaten Aceh Selatan.

Social Footer