Pelita Aceh.com |TIMANG GAJAH —Semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian terhadap kepentingan masyarakat kembali ditunjukkan prajurit Kodim 0119/Bener Meriah melalui jajaran Koramil 03/Timang Gajah bersama warga dalam kegiatan pembangunan Jembatan Aramco yang berlokasi di Dusun Alur Pungkeh, Desa Blang Rongka, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Jumat (8/5/2026).
Pembangunan jembatan tersebut menjadi salah satu langkah nyata dalam upaya percepatan pemulihan akses transportasi masyarakat yang sebelumnya terdampak bencana alam.
Kerusakan akses penghubung tersebut sempat menghambat mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.
Menyadari pentingnya sarana penghubung tersebut, personel TNI bersama masyarakat setempat turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan pekerjaan pembangunan secara bergotong royong.
Sejak pagi hari, suasana penuh semangat dan kebersamaan tampak mewarnai lokasi kegiatan. Anggota Koramil 03/Timang Gajah bersama masyarakat bahu-membahu mengangkat material bangunan, menyiapkan pondasi, memasang konstruksi jembatan, hingga mengerjakan berbagai pekerjaan teknis lainnya.
Kekompakan antara prajurit TNI dan warga menjadi pemandangan yang mencerminkan kuatnya hubungan emosional serta semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Keberadaan Jembatan Aramco Alur Pungkeh nantinya memiliki arti yang sangat penting bagi masyarakat setempat. Jembatan ini akan menjadi akses vital yang menghubungkan antarwilayah, sekaligus menunjang kelancaran mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Selain itu, keberadaan jembatan juga diharapkan mampu mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian, mempercepat akses menuju fasilitas pendidikan, mempermudah masyarakat menuju pelayanan kesehatan, serta membuka kembali jalur ekonomi yang sempat terganggu akibat bencana.
Danramil 03/Timang Gajah, Kapten Inf Takdir Anur, di sela-sela kegiatan gotong royong menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan TNI dalam pembangunan infrastruktur di wilayah binaan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus dukungan terhadap program pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan pascabencana.
Ia menegaskan bahwa TNI tidak hanya hadir dalam aspek pertahanan negara, tetapi juga senantiasa hadir membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat di wilayah.
Kehadiran personel TNI di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat hubungan kebersamaan antara TNI dan rakyat.
“Gotong royong ini menjadi bukti nyata bahwa kebersamaan dan sinergi antara TNI dengan masyarakat masih terjaga dengan baik. Kami ingin membantu masyarakat agar akses yang sempat terputus akibat bencana dapat segera kembali normal sehingga aktivitas warga dapat berjalan lancar kembali,” ujar Kapten Inf Takdir Anur.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan terbukanya kembali akses transportasi, maka mobilitas masyarakat akan menjadi lebih mudah, distribusi hasil pertanian menjadi lebih lancar, dan roda perekonomian masyarakat dapat kembali bergerak secara optimal.
Selain memberikan manfaat dari sisi infrastruktur, kegiatan ini juga menjadi cerminan kuatnya nilai-nilai gotong royong, persatuan, dan kepedulian sosial yang masih tumbuh subur di tengah masyarakat.
Antusiasme warga terlihat jelas selama proses pembangunan berlangsung. Mereka secara sukarela terlibat bersama personel TNI, menunjukkan semangat kebersamaan demi terwujudnya jembatan yang kokoh dan dapat segera dimanfaatkan.
Rahmad (48), salah seorang warga Kecamatan Timang Gajah, mengaku sangat bersyukur atas keterlibatan TNI dalam pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, sejak akses mengalami kerusakan akibat bencana, masyarakat cukup mengalami kesulitan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah membantu pembangunan jembatan ini. Selama ini masyarakat cukup kesulitan melintas sejak akses rusak akibat bencana. Dengan adanya pembangunan jembatan ini, kami berharap aktivitas warga kembali lancar dan ekonomi masyarakat bisa meningkat lagi,” ungkap Rahmad.
Masyarakat setempat berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga akses penghubung antarwilayah dapat segera difungsikan kembali.
Dengan pulihnya jalur transportasi tersebut, masyarakat optimistis aktivitas sosial, pendidikan, kesehatan, maupun perekonomian akan kembali berjalan normal seperti sediakala.
Kodim 0119/Bener Meriah terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, pembangunan wilayah, serta pembinaan teritorial yang berorientasi pada kepentingan rakyat.
Kehadiran TNI diharapkan tidak hanya menjadi penguat ketahanan wilayah, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam membantu percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Social Footer