Aceh Tenggara — Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hingga Sabtu (25/5/2026), progres pengerjaan jembatan tersebut telah mencapai 13,45 persen, menandai komitmen kuat dalam menghadirkan akses transportasi yang layak bagi masyarakat di wilayah terpencil.
Kegiatan pembangunan ini dilaksanakan oleh jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara di bawah kepemimpinan Komandan Kodim, Letkol Czi Arya Murdyantoro, S.T. Proyek tersebut merupakan salah satu wujud nyata peran TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya di daerah yang memiliki keterbatasan akses dan medan yang menantang.
Babinsa setempat, Serma Karmadi, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan gantung ini sangat dinantikan oleh masyarakat, karena akan menjadi sarana vital dalam menunjang aktivitas sehari-hari.
Selama ini, warga kerap mengalami kesulitan dalam melakukan mobilitas, terutama saat menyeberangi aliran sungai yang cukup berisiko, terlebih pada musim penghujan.
“Pembangunan jembatan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan solusi nyata atas kebutuhan dasar masyarakat. Dengan adanya jembatan ini nantinya, mobilitas warga akan semakin lancar, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun akses ke layanan kesehatan,” ujar Serma Karmadi.
Ia menambahkan, saat ini pengerjaan difokuskan pada tahap pengecoran bentangan bawah serta pembuatan tiang penyangga untuk pemasangan tali sling.
Seluruh proses dilakukan dengan mengedepankan standar teknis serta aspek keselamatan, guna memastikan hasil pembangunan yang kokoh, aman, dan memiliki daya tahan jangka panjang.
Keberhasilan progres pembangunan ini juga tidak terlepas dari peran aktif masyarakat setempat.
Warga Desa Kumbang Jaya turut ambil bagian dalam setiap tahapan pekerjaan, mulai dari pengangkutan material hingga membantu pekerjaan teknis di lapangan.
Kolaborasi ini mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi kekuatan utama dalam percepatan pembangunan.
“Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi faktor penting dalam kelancaran pekerjaan. Selain mempercepat progres, hal ini juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap hasil pembangunan,” tambahnya.
Di sisi lain, kondisi keamanan di sekitar lokasi pembangunan terpantau aman dan kondusif.
Meskipun cuaca sepanjang hari cenderung mendung, hal tersebut tidak memberikan dampak signifikan terhadap jalannya pekerjaan di lapangan.
“Kami bersyukur seluruh kegiatan berjalan dengan lancar tanpa hambatan berarti. Ini menjadi modal penting untuk melanjutkan pekerjaan ke tahap berikutnya sesuai target yang telah direncanakan,” tutup Serma Karmadi.
Sementara itu, salah satu warga Desa Kumbang Jaya, Muhib, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pembangunan jembatan gantung tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa keberadaan jembatan ini telah lama dinantikan oleh masyarakat, mengingat selama ini mereka harus menghadapi berbagai kesulitan saat menyeberang, terutama ketika debit air sungai meningkat.
“Kami sangat berterima kasih kepada TNI, khususnya Kodim 0108/Agara, yang telah membantu membangun jembatan ini. Selama ini kami cukup kesulitan untuk menyeberang, apalagi saat musim hujan. Dengan adanya jembatan ini nanti, aktivitas kami akan jauh lebih mudah dan aman,” ungkapnya.
Dengan progres yang terus meningkat, diharapkan pembangunan Jembatan Gantung Perintis ini dapat segera rampung sesuai target.
Kehadiran jembatan tersebut nantinya diharapkan mampu membuka akses baru, memperlancar konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Aceh Tenggara.

Social Footer