Tanah Datar – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar meresmikan pemakaian Gedung Kuliah Terpadu sekaligus memberikan kuliah umum di Kampus II UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Selasa (28/4/2026).
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita yang didampingi Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar Delmus Puneri Salim, perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Kanwil Kemenag Sumbar, Forkopimda Tanah Datar, jajaran Kemenag Tanah Datar, para rektor UIN se-Sumbar, civitas akademika, serta ratusan mahasiswa.
Dalam sambutannya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa Gedung Kuliah Terpadu yang dibangun melalui dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun 2024 merupakan salah satu proyek strategis nasional dalam penguatan sarana pendidikan tinggi.
“Saya berharap dengan diresmikannya gedung ini dapat menjadi pusat aktivitas akademik modern yang mampu menunjang proses pembelajaran yang lebih inovatif dan berkualitas,” ujarnya.
Ia menambahkan, gedung kuliah terpadu tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah pusat melalui skema pembiayaan SBSN yang membutuhkan dukungan semua pihak.
“Gedung yang dibangun melalui SBSN ini tidak hanya memperkuat infrastruktur kampus, tetapi juga menjadi sarana mencetak generasi unggul yang berakhlak di masa depan,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat datang kepada Menteri Agama atas kunjungan kerja ke Tanah Datar dalam rangka peresmian gedung kuliah terpadu dan kuliah umum.
“Kehadiran Bapak Menteri di Tanah Datar selain meresmikan gedung kuliah terpadu juga menjadi motivasi bagi UIN Mahmud Yunus Batusangkar untuk semakin maju, sekaligus penyemangat bagi pemerintah daerah,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada UIN Mahmud Yunus Batusangkar atas peresmian gedung tersebut sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan bagi mahasiswa.
“Ini merupakan upaya memperkuat fasilitas pendidikan guna mencetak generasi unggul, berkarakter, serta berlandaskan nilai-nilai keislaman dan budaya Minangkabau,” tambahnya.
Wabup berharap kehadiran Menteri Agama menjadi momentum memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya saing, dan berakhlak mulia.
Sebelumnya, Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar Delmus Puneri Salim menyampaikan terima kasih atas kehadiran Menteri Agama untuk meresmikan gedung perkuliahan terpadu, memberikan kuliah umum, serta pembinaan kepada civitas akademika kampus.
“Kehadiran Bapak Menteri Agama menjadi energi baru bagi kampus dalam mempercepat transformasi menuju perguruan tinggi unggul di tingkat nasional maupun internasional. UIN Mahmud Yunus Batusangkar akan terus bergerak maju, tidak hanya dalam pengembangan akademik, tetapi juga pembangunan infrastruktur dan penguatan tata kelola institusi yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kuliah umum tersebut diharapkan menjadi ruang inspiratif bagi mahasiswa untuk memperoleh perspektif kebijakan nasional serta arah pengembangan pendidikan Islam di Indonesia.
Di akhir sambutannya, rektor juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat atas dukungan pembiayaan pembangunan Gedung Kuliah Terpadu melalui SBSN Tahun 2024, serta dukungan dari pemerintah daerah. (*).

Social Footer