JAKARTA —
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berdiskusi dengan pelaku usaha logistik dari berbagai asosiasi untuk membahas tantangan dan kebijakan yang dibutuhkan dalam rangka memperkuat ekosistem logistik nasional.

Dalam pertemuan tersebut, para pelaku logistik menyampaikan bahwa biaya logistik Indonesia masih tergolong relatif tinggi dibandingkan beberapa negara lain di kawasan. Kondisi ini dinilai menjadi salah satu faktor yang memengaruhi daya saing produk dalam negeri di pasar domestik maupun internasional.


Biaya tinggi tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari inefisiensi operasional di pelabuhan dan bandara, keterbatasan konektivitas dan infrastruktur, hingga koordinasi antarsektor yang perlu terus diperbaiki bersama.

Diskusi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menyerap masukan langsung dari pelaku usaha terkait hambatan di lapangan.

Masukan tersebut akan digunakan sebagai bahan perumusan kebijakan fiskal dan non-fiskal guna mendorong efisiensi rantai pasok dan menurunkan biaya logistik secara bertahap.

Penguatan ekosistem logistik dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, kelancaran distribusi barang, dan stabilitas harga di berbagai wilayah.